Keputihan Pada Saat Hamil ? Gak Usah Bingung, Ini Solusinya

0
478
cara mengatasi keputihan saat hamil

Keputihan sebetulnya hal yang wajar terjadi pada wanita. Akan tetapi mengalami keputihan pada saat hamil, tentu saja membuat perasaan khawatir akan keselamatan bayi dalam kandungan. Seharusnya tak perlu dikhawatirkan bila itu hanya keputihan biasa namun lain halnya apabila itu merupakan infeksi.

Keputihan yang terjadi karena infeksi dapat mengganggu kesehatan ibu hamil. Contohnya bila terjadi infeksi chlamydia maka akibatnya adalah ketuban akan pecah sebelum masa persalinan. Ini sangat berbahaya bagi janin dan ibu hamil. Keputihan yang normal ciri-cirinya adalah berwarna bening keputihan, tidak gatal, tidak berbau dan tidak menimbulkan rasa nyeri pada organ intim.

 Cara alami mengatasi keputihan pada saat hamil

Apa penyebab keputihan dan bagaimana cara mengatasi keputihan saat hamil ? Jawabannya yaitu perubahan hormonal atau bisa juga akibat virus, jamur dan parasit bisa menjadi penyebabnya.

Sedangkan untuk mengatasinya ada beberapa cara alami yang bisa dilakukan selain dari meminta obat ke dokter seperti berikut ini :

1. Menjaga kebersihan organ intim dan memakai celana dalam yang menyerap keringat.

Ibu hamil harus rajin membersihkan organ intim, sering mengganti celana dalam dan jangan memakai panty liners yang bisa menyebabkan tingkat jamur meningkat di dalam organ intim

2. Wajib menambah asupan gizi dan harus sering minum air putih

Selain dapat menurunkan berat badan memperbanyak minum air putih juga bisa mengatasi keputihan. Pada saat hamil, kadang nafsu makan hilang sehingga ibu hamil bisa menderita kekurangan gizi yang juga bisa menyebabkan keputihan. Selain itu kebiasaan malas minum air putih juga bisa memperburuk keadaan organ dalam yang mengalami keputihan.

3. Mengunjungi dokter kandungan

Apabila keputihannya kental, berbau, gatal dan intensitasnya sering atau biasa disebut sebagai keputihan kandidosis vulvova-ginal, maka ibu hamil harus langsung mengunjungi dokter kandungan. Jangan sekali-sekali meremehkan Keputihan pada saat hamil yang terindikasi infeksi seperti ini karena bisa menyebabkan kelahiran bayi prematur dan bahkan kebutaan pada bayi.

4. Jangan menggunakan cairan pembersih organ intim

Penggunaan cairan pembersih organ intim selama masa kehamilan dapat mengakibatkan keputihan yang lebih parah daripada kondisi biasa karena saat hamil, tubuh menghasilkan lebih banyak hormon pada saluran organ intim wanita.

Jenis keputihan selain keputihan kandidosis, adalah keputihan trikomoniasi yang terjadi akibat protozoa trichomonas pada kandung kemih. Keputihan jenis ini juga cukup berbahaya dan penularannya terjadi melalui hubungan seks.

Ciri-ciri keputihan trichomonas adalah pendarahan setelah berhubungan dan keputihan yang terasa gatal, panas dan berbau dengan keluarnya cairan yang berwarna kuning kehijauan pekat.

Untuk menghindari hal-hal yang tak diinginkan, apabila ibu hamil menemukan adanya keputihan, hendaknya segera memeriksakan diri ke dokter untuk mengecek apakah keputihannya normal atau sudah terinfeksi dan butuh pengobatan lebih intensif.

Semoga informasi mengenai keputihan saat hamil ini berguna bagi para ibu yang sedang menantikan buah hatinya

Tinggalkan Balasan